Artikel

Fenomena Banjir ROB


Apa itu banjir rob ? banjir rob merupakan fenomena dimana air laut meluap ke daratan. Dapat juga diartikan sebagai genangan air pada bagian daratan pantai yang terjadi pada saat air laut pasang. Jadi, banjir rob akan menggenangi bagian daratan pantai atau tempat yang lebih rendah dari muka air laut pasang tinggi (high water level).

Di Indonesia banjir rob biasa terjadi dikota pantai seperti daerah Jakarta bagian utara, Semarang dan Pekalongan. Tak heran warga tepian pantai sudah tidak asing lagi dengan terjadinya fenomena ini. Namun, seringkali kejadian ini meresahkan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian, dikarenakan banjir datang secara rutin pada pagi atau sore hari dan terjadi hampir pada tiap musim, baik pada musim kemarau  maupun  penghujan. Hal  ini  menunjukan terjadinya banjir rob dipengaruhi oleh banyak faktor. Diantaranya,

  1. Adanya fenomena iklim global  yang ditandai dengan peningkatan temperatur rata-rata bumi dari tahun ke tahun.
  2. Curah hujan tinggi, aliran saluran dan fungsi tanggul yang tidak maksimal
  3. Land subsidence kejadian naiknya muka laut dan penurunan muka tanah.
  4. Pengaruh tinggi-rendahnya pasang surut air laut yang terjadi oleh gaya gravitasi.
  5. Faktor-faktor atau eksternal force seperti dorongan air, angin atau swell  (gelombang yang terjadi dari jarak jauh).
  6. Badai yang merupakan fenomena alam yang sering terjadi di laut. 

Upaya untuk mengurangi resiko bencana dapat dilakukan dengan melakukan mitigasi struktural ataupun mitigasi non struktural.

Mitigasi struktural yang dapat dilakukan yaitu :

  1. Membangun dan memperbaiki Sheet Pile atau dinding vertikal relatif tipis yang berfungsi untuk menahan tanah dan menahan masuknya air ke dalam lubang galian.
  2. Membangun tanggul dan pintu air
  3. Membangun rumah pompa
  4. penyediaan konsep rumah panggung
  5. pengembangan kawasan hutan bakau
  6. penataan bangunan di sekitar pantai

Mitigasi non struktural yang dapat dilakukan yaitu :

  1. Melatih diri dan anggota keluarga hal-hal yang harus dilakukan apabila terjadi bencana banjir
  2. Sosialisasi kesiapsiagaan yang dilakukan untuk memastikan upaya cepat dan tepat yang perlu ditempuh dalam menghadapi situasi darurat.
  3. Penegakan  hukum/peraturan pemerintah  pusat  dan  daerah  dalam  pembangunan  fisik  di  lapangan.

Saat terjadi banjir Rob usahakan diri untuk tetap tenang dan matikan aliran listrik, amankan barang – barang berharga yang anda miliki, selamatkan diri ditempat yang aman, hindari berjalan didekat saluran air untuk menghindari terseret arus, dan yang terpenting hubungi lembaga terkait untuk ditindak lanjuti.

 

PUSDALOPS BPBD DKI JAKARTA
Gedung Dinas Teknis, Lantai 5.
Jl. Abdul Muis, No. 66, Jakarta Pusat.
Telp/Fax : 021 - 386 5632
Call Center Jakarta Siaga: 112
Twitter : @BPBDJakarta

 





Komentar