Artikel

Pemprov DKI Jakarta Kembali Memberikan Sumbangan Rehabilitasi Pasca Gempa Lombok


Pemprov DKI Jakarta memberikan sumbangan dana melalui dana APBD DKI dan Sumbangan PNS

 

Pemprov DKI Jakarta, yang dalam hal ini diwakili oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bpk. Anies Baswedan beserta Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Bpk. Jupan Royter Tampubolon dan perwakilan aparatur sipil lainya akan berada di Lombok, NTB hingga Sabtu (5/1/19/). Keberadaan Pemprov DKI Jakarta di Lombok merupakan kegiatan pemberian bantuan untuk korban terdampak pasca gempa 29 Juli 2018 silam.

 

Kali ini bantuan difokuskan untuk rehabilitas pasca gempa serta pembangunan sarana prasarana pendidikan seperti pembangunan sanitasi lingkungan dan pembangunan sekolah jenjang TK hingga SMP, selain sumbangan yang berasal dari dana APBD sebagian dana juga didapatkan dari hasil sumbangan dari seluruh PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

 

Sebagai bagian dari keseluruhan penanggulangan bencana menurut Perka BNPB No. 11/2008 tentang Pedoman

Rehabilitasi Dan Rekonstruksi Pasca Bencana, implementasi tahapan rehabilitasi harus dikaitkan dengan tahapan lain. Dalam pengertian ini, bukan saja kegiatan-kegiatan tahapan  rehabilitasi berhubungan dengan tahap prabencana dan tanggap darurat tetapi juga berhubungan dengan tahapan rekonstruksi. Hubungan dan koordinasi antar tahapan ini sangat menentukan efektifitas dan efisiensi penanggulangan bencana. Oleh karena itu, pentahapan penanggulangan bencana semestinya tidak ditempatkan  sebagai tujuan melainkan cara untuk mencapai efisiensi dan efektifitas penanggulangan bencana secara keseluruhan. Di atas  pengertian ini, sinkronisasi dan koordinasi semestinya merupakan kata kunci penanggulangan bencana yang harus dilaksanakan oleh berbagai pihak.

 

 

 





Komentar