Artikel

PEMPROV DKI JAKARTA LAKSANAKAN APEL KESIAPSIAGAAN SATGAS AIR BERSIH


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas Air Bersih. Apel dilaksanakan pada hari Kamis, 26 September 2019 di Lapangan Silang Monas Selatan, Jakarta Pusat pada pukul 07.30 WIB. Apel dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Bapak H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D.

Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas Air Bersih dilaksanakan Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan air bersih bagi warga Jakarta. Apel ini melibatkan 1.162 peserta apel yang berasal dari unsur BPBD, Dinas Gulkarmat, Dishub, Satpol PP, Dinas LH, PAM Jaya dan Mitra, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Kehutanan, Baznas (Bazis) Prov. DKI Jakarta, UPT Monas, PPSU, Perwakilan RT/ RW/ FKDM, Dasawisma/ Jumantik, Tagana Dinas Sosial, Relawan Penanggulangan Bencana, dan Perangkat Kelurahan rawan kekeringan.

Dalam amanatnya pada apel, Gubernur menyampaikan, “Pastikan seluruh masyarakat mengetahui bahwa provinsi DKI Jakarta memiliki Satgas Air Bersih. Bukan hanya pada saat kita bertindak, namun sebelum itu masyarakat harus memiliki rasa tenang”

Satuan Tugas Air Bersih Provinsi DKI Jakarta dibentuk sebagai upaya antisipasi dampak kekeringan akibat musim kemarau. Pada 20 Agustus 2019, BMKG mengeluarkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis di Wilayah Banten dan DKI Jakarta. Peringatan dini ini dikeluarkan karena Banten dan DKI Jakarta telah memasuki musim kemarau, Terdapat 15 kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan (deret hari kering yang dialami hingga lebih dari 60 hari), namun bukan berarti hanya 15 kecamatan tersebut yang perlu mengantisipasi dampak kekeringan, seluruh kecamatan dihimbau mengantisipasi dampak kekeringan.

 “Moto Satgas Air Bersih SIAP TANGGAP GALANG perlu dicamkan betul-betul. Siap artinya kita mulai lebih responsif, Tanggap artinya begitu ada laporan dan potensi masalah langsung bereaksi dan bertindak, Galang artinya jangan sendirian, ajak yang lain untuk terlibat,” ujar Gubernur.

Adapun mekanisme pelaporan dari masyarakat/ pihak kelurahan dapat melaporkan kebutuhan air bersih akibat kekeringan tersebut melalui telepon ke Call Center Jakarta Siaga 112 dan melalui Aplikasi Jakarta Aman lewat fitur “LAPOR” yang terintegrasi dengan aplikasi JAKI (Jakarta Terkini).

Laporan yang masuk akan diverifikasi kepada aparat di wilayah terlapor mengenai lokasi, jumlah warga terdampak, dan jumlah kasus kekeringan yang terlaporkan. Setelah dilakukan verifikasi akan ditindak lanjuti oleh Satgas Air Bersih dengan mendistribusikan bantuan air bersih ke lokasi yang membutuhkan.

 

==========================================================================

 

Diinformasikan Oleh :

BPBD PROVINSI DKI JAKARTA

PUSDATIN KEBENCANAAN

No Fax : 021 - 6340484

No Telp : 021 - 6344766

Call Center Jakarta Siaga : 112

Twitter: @BPBDJakarta





Komentar