Edukasi Bencana

Mitigasi Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau getar getar yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. Moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa Bumi terjadi untuk seluruh dunia. Skala Rickter adalah skala yang di laporkan oleh observatorium seismologi nasional yang di ukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besar nya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa.

 

SEBELUM TERJADI GEMPABUMI

A. Kunci Utama adalah

Mengenali apa yang disebut gempabumi, Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempabumi (longsor, liquefaction dll), Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

B. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja

Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung, Belajar melakukan P3K, Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran, Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

C. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal

Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi. Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran. Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan..

D. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material

Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).

E. Alat yang harus ada di setiap tempat

Kotak P3K, Senter/lampu baterai, Radio, Makanan suplemen dan air.

 

Berikut tips saat Gempa Terjadi :

  1. Jika Anda berada di dalam bangunan :

Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll; Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan; Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan

 

  1. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka :

Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah

 

  1. Jika Anda sedang mengendarai mobil

(Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran; Lakukan point.)

  1. Jika Anda tinggal atau berada di pantai : Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

  1. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan

 

(Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.)

 

 

Setelah Terjadi Gempabumi :

  1. Jika Anda berada di dalam bangunan

 (Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

  1. Periksa lingkungan sekitar Anda

(Periksa apabila terjadi kebakaran, Periksa apabila terjadi kebocoran gas, Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik, Periksa aliran dan pipa air, Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)

  1. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

  1.  Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, Kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

  1. Mendengarkan informasi

dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).

  1. Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

  1. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi
  2. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdo'a kepada Tuhan YME demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

 

==================================================================================
PUSAT DATA & INFORMASI KEBENCANAAN BPBD PROVINSI DKI JAKARTA
Gedung Dinas Teknis, Lantai 5, Jl. Abdul Muis, No. 66, Jakarta Pusat
Email :
- pusdalopsbpbd@jakarta.go.id
- pusdalopsbpbdjkt@gmail.com
Telp/Fax : (021) 386 5632
Call Center Jakarta Siaga : 112
Twitter : @BPBDJakarta

Sumber : BMKG