Berita Seputar Bencana

Peringatan Dini : Waspada Pergerakan Tanah Bulan November 2019 Provinsi DKI Jakarta

08 Nov 2019 08:16:23, posts by A.D.E Putri Madjida

Gerakan tanah adalah suatu konsekuensi fenomena dinamis alam untuk mencapai kondisi baru akibat gangguan keseimbangan lereng yang terjadi, baik secara alamiah maupun akibat ulah manusia. Gerakan tanah akan terjadi pada suatu lereng, jika ada keadaan ketidakseimbangan yang menyebabkan terjadinya suatu proses mekanis, mengakibatkan sebagian dari lereng tersebut bergerak mengikuti gaya gravitasi dan selanjutnya setelah terjadi longsor, lereng akan seimbang atau stabil kembali.

 

Tanah longsor merupakan bentuk erosi dimana pengangkutan atau gerakan massa tanah terjadi pada suatu saat dalam volume yang relatif besar. Ditinjau dari segi gerakannya, maka selain erosi longsor masih ada beberapa erosi akibat gerakan massa tanah, yaitu rayapan (creep), runtuhan batuan (rock fall), dan aliran lumpur (mud flow).

 

Karena massa yang bergerak dalam longsor merupakan massa yang besar maka sering kejadian longsor akan membawa korban, berupa kerusakan lingkungan, yaitu lahan pertanian, permukiman, dan infrastruktur, serta hilangnya nyawa manusia. Proses terjadinya gerakan tanah melibatkan interaksi yang kompleks antara aspek geologi, geomorfologi, hidrologi, curah hujan, dan tata guna lahan.

 

Oleh karena itu, dihimbau kepada Masyarakat DKI Jakarta Khusunya daerah (Lampiran) agar waspada terhadap potensi pergerakan tanah yang ada dan kepada Lurah dan Camat dihimbau untuk tetap antisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan diatas normal.

 

 

==================================================================================================================

Diinformasikan Oleh :
BPBD PROVINSI DKI JAKARTA
PUSDATIN KEBENCANAAN
No Fax : 021 - 6340484
No Telp : 021 - 6344766
Call Center Jakarta Siaga : 112
Twitter  : @BPBDJakarta
Sumber : Kementerian ESDM, PVMBG



Lampiran berkas : tanahNov19.pdf


Komentar