Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Curah Hujan Hingga Lebih dari Tujuh Puluh Persen
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca, Tekan Curah Hujan Hingga Lebih dari Tujuh Puluh Persen

Jakarta, Jumat (6/2/2026) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem.
Pada Jumat (6/2), pelaksanaan OMC dilakukan melalui satu sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI Angkatan Udara. Sorti penerbangan dilaksanakan di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan penyemaian awan pada ketinggian 6.500 hingga 7.000 kaki, menggunakan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Secara kumulatif, sejak Operasi Modifikasi Cuaca pada 30 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026, telah terlaksana total 22 sorti penerbangan, dengan total bahan semai yang telah digunakan hingga hari ini meliputi Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 8.000 kilogram dan Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 9.600 kilogram.
Berdasarkan pemantauan cuaca hingga Jumat (6/2) pukul 16.00 WIB, wilayah DKI Jakarta mengalami hujan dengan intensitas bervariasi. Curah hujan tertinggi tercatat di Stasiun ARG Tomang sebesar 14 milimeter. Berdasarkan hasil evaluasi akumulatif, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari 2026 hingga saat ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan hingga 70,96 persen, sehingga berkontribusi signifikan dalam menekan potensi genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan langkah strategis dan antisipatif dalam rangka pengurangan risiko bencana hidrometeorologi.
“Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari 2026 menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan evaluasi, OMC terindikasi mampu menurunkan curah hujan hingga 70,96 persen. Upaya ini menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk mengurangi potensi genangan dan banjir di DKI Jakarta,” ujar Isnawa Adji.
Isnawa menambahkan, pelaksanaan OMC akan terus dievaluasi secara harian dan disesuaikan dengan dinamika kondisi atmosfer serta prakiraan cuaca terkini. Pada Sabtu (7/2/2026) direncanakan kembali pelaksanaan empat sorti penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca.
BPBD Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir. Informasi kebencanaan dan layanan kedaruratan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi bpbd.jakarta.go.id, dan media sosial resmi @bpbddkijakarta. Wilayah yang terdapat genangan/banjir dapat diakses secara real-time melalui aplikasi JAKI, serta melalui website pantau banjir di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt
