Pembagian Masker sebagai Langkah Antisipasi Terhadap Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BPBD DKI Jakarta melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi dan perlindungan masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Melalui kegiatan tersebut, BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi dan arahan resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Minggu (06/09) Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD Provinsi DKI Jakarta, berkolaborasi dengan Satpol PP Provinsi DKI Jakarta dan BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta, melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat di wilayah DKI Jakarta.
Sebanyak 1.000 masker telah dibagikan kepada masyarakat. Langkah ini merupakan upaya preventif untuk memberikan perlindungan kepada warga, khususnya dalam menghadapi potensi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
BPBD Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas perangkat daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Warga Jakarta diimbau untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Bersama, kita wujudkan Jakarta yang tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi risiko bencana.
Diimbau kepada masyarakat apabila menemukan atau mengalami keadaan darurat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
