Berita Harian

Focus Group Discussion (FGD) After Action Review (AAR) terkait Penanggulangan Kedaruratan Banjir Jabodetabek-Karawang

Focus Group Discussion (FGD) After Action Review (AAR) terkait Penanggulangan Kedaruratan Banjir Jabodetabek-Karawang

UPT PDIK Jumat, 20 Juni 2025
Focus Group Discussion (FGD) After Action Review (AAR) terkait Penanggulangan Kedaruratan Banjir Jabodetabek-Karawang
Focus Group Discussion (FGD) After Action Review (AAR) terkait Penanggulangan Kedaruratan Banjir Jabodetabek-Karawang

Jumat (20/06) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jakarta berencana mengadakan Focus Group Discussion (FGD) After Action Review (AAR) terkait penanggulangan kedaruratan banjir Jabodetabek-Karawang yang terjadi pada Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi proses tanggap darurat, mengidentifikasi kendala, dan menyusun langkah strategis untuk perbaikan sistem penanggulangan bencana ke depan.

Tujuan Kegiatan FGD ini bertujuan untuk Mengkaji ulang pelaksanaan penanggulangan kedaruratan banjir berdasarkan pengalaman para pelaku di lapangan, Mengidentifikasi hambatan sistemik, kendala koordinasi, serta kelemahan dalam pengambilan keputusan, distribusi bantuan, dan komunikasi selama tanggap darurat, Menyusun analisis reflektif atas penyebab ketidakefektifan respons bencana serta memberikan dasar argumentatif untuk koreksi kelembagaan, Mendorong pembelajaran berbasis pengalaman lapangan yang dapat diintegrasikan ke dalam perencanaan tanggap darurat di masa depan.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Perwakilan BPBD dari provinsi dan kabupaten/kota terdampak,Instansi teknis terkait, seperti dinas pekerjaan umum, sosial, kesehatan, dan lingkungan, Organisasi kemanusiaan dan relawan,Komunitas serta tokoh masyarakat terdampak, Tim pendokumentasi dan peneliti.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif untuk meningkatkan kapasitas dan efektivitas tanggap darurat dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang. BPBD DKI Jakarta bersama FPRB Provinsi Jakarta terus berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor untuk menciptakan ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

Diimbau kepada masyarakat apabila menemukan atau mengalami keadaan darurat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.