
Kamis (21/08) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) II dan III Penyusunan Kajian Pemulihan Sosial dan Ekonomi Pascabencana. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dalam upaya memperkuat perencanaan dan strategi pemulihan pascabencana di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, BPBD DKI Jakarta menghadirkan narasumber dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bpk Lilik Kurniawan selaku Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial yang memaparkan tentang kebijakan nasional, pengalaman empiris, serta tantangan pemulihan sosial pascabencana. Paparan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai arah kebijakan nasional sekaligus praktik nyata yang telah dilakukan dalam penanganan pemulihan sosial di berbagai daerah terdampak bencana.
Selain itu, hadir pula narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh Bpk Mukhsin Syafii, ST, MT selaku Plt. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Aceh yang menyampaikan Kebijakan Daerah, Pengalaman Empiris, Dan Tantangan Pemulihan Ekonomi Pascabencana di
Lingkungan Provinsi Aceh Materi ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial masyarakat terdampak, termasuk pemulihan psikososial, penguatan kelembagaan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui FGD ini, BPBD DKI Jakarta berharap dapat menyusun kajian yang komprehensif, aplikatif, dan selaras dengan kebijakan nasional, sehingga dapat menjadi dasar dalam merancang langkah-langkah pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Jakarta pascabencana.
Diimbau kepada masyarakat apabila menemukan atau mengalami keadaan darurat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
